Bekasi – Pantauan CCTV Situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Bekasi dilaporkan dalam kondisi relatif kondusif berdasarkan pantauan CCTV yang tersebar di sejumlah titik strategis.
Kepala Dinas Perhubungan Bekasi, Ahmad Subagyo, menyatakan bahwa sejak pagi hingga sore hari tidak ada laporan insiden besar yang mengganggu aktivitas masyarakat
Pantauan CCTV
Baca Juga : Pemkot Bekasi Antisipasi Kerusuhan Dengan Pendekatan Koordinasi dan Dialog
CCTV yang terpasang di Jalan Ahmad Yani, Jalan Cut Meutia, dan Jalan Raya Narogong menunjukkan arus kendaraan yang stabil dengan volume normal.
Namun, hingga sore hari tidak ada konsentrasi massa ataupun potensi kericuhan yang terpantau dari sistem CCTV.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Dani Hamdani, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menjaga kondusivitas wilayah.
“Warga makin sadar pentingnya menjaga ketenangan, terutama di tengah tahun politik seperti ini,” katanya.
CCTV juga memantau kondisi di beberapa titik keramaian seperti Stasiun Bekasi, Terminal Induk Kota Bekasi, dan area Summarecon Mall.
Pihak pengelola fasilitas publik juga memperketat pengawasan internal dan koordinasi dengan aparat keamanan.
Di Stasiun Bekasi, petugas keamanan melakukan patroli rutin setiap 30 menit, terutama di area peron dan pintu keluar.
Tidak hanya itu, beberapa CCTV yang terhubung ke pusat kendali juga memantau kawasan perbatasan antara Bekasi dan Jakarta Timur.
Arus kendaraan dari arah Cakung dan Pondok Gede berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Aktivitas masyarakat di pasar-pasar tradisional seperti Pasar Proyek, Pasar Kranji, dan Pasar Wisma Asri juga terpantau normal.
Para ini pedagang dan pembeli menjalankan aktivitas seperti biasa, meskipun tetap dengan pengawasan dari petugas keamanan lingkungan.
Camat Bekasi Utara, Herlina Damayanti, mengaku terus berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam memantau kondisi wilayah.
Kami aktifkan posko keamanan lingkungan untuk jaga-jaga. Tapi sejauh ini semua aman,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Bekasi mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu hoaks yang beredar di media sosial.
Dalam ini dua minggu terakhir, sempat muncul kabar






