Bekasi – Gegara Lelucon Charlie Publik heboh setelah tersebar berita bahwa seorang karyawan senior di bawah Sony PlayStation dipecat karena membuat lelucon tentang kematian Charlie Kirk.
Kronologi bermula saat Harrison mengunggah di media sosial Bluesky setelah berita pembunuhan Charlie Kirk tersebar, dengan lelucon yang kontroversial.
Lelucon itu berbunyi: “I hope the shooter’s name is Mario so that Luigi knows his bro got his back,” yang merujuk pada sebuah kasus kriminal lain.
Unggahan tersebut dengan cepat menarik perhatian warganet, yang kemudian membagikan screenshot dan mulai mengecam pernyataan Harrison.
Kritik datang dari banyak pihak, yang menilai lelucon itu tidak sensitif, terutama karena melibatkan tema pembunuhan seorang tokoh publik.

Setelah tekanan publik meningkat, perusahaan mulai mendapatkan laporan dan permintaan klarifikasi terkait posting Harrison.
Baca Juga : Dekorasi Pernikahan di Gang Sempit, Rasa Hotel Bintang 5 di Bekasi
Beberapa orang mengontak pihak Sucker Punch dan Sony menanyakan tanggapan atas unggahan itu.
Di profil LinkedIn-nya, masa kerja Harrison di Sucker Punch yang telah berjalan hampir satu dekade sekarang sudah berakhir.
Harrison dalam suatu pernyataan setelah pemecatannya menyebut bahwa jika berdiri melawan
Banyak penggemar dan pihak yang menilai bahwa reaksi publik bisa berlebihan, karena komentar Harrison meskipun kontroversial itu adalah opini pribadi di media sosial.
Insomniac Games dan Sony belum memberikan konfirmasi resmi detail terkait pemecatan selain menyatakan adanya “parting ways” dengan Harrison.
Beberapa pihak mendesak agar perusahaan menerapkan kebijakan yang lebih jelas mengenai perilaku karyawan di media sosial, terutama soal komentar yang kontroversial atau politik.
Ada pula diskusi mengenai apakah pemecatan tersebut tepat, mengingat kebebasan berpendapat, dan apakah karyawan diberi kesempatan untuk klarifikasi sebelum keputusan diambil.
Beberapa analis industri mengatakan bahwa perusahaan game besar seperti Sony perlu menjaga citra mereka dari reaksi pelanggan dan investor, sehingga respons terhadap skandal kecil pun dibuat cepat dan tegas.






