Bekasi – BKSAP DPR Israel Sorotan tajam kembali diarahkan pada Israel. Dalam pernyataan tegas yang disampaikan baru-baru ini, Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menilai bahwa Israel secara konsisten melanggar berbagai perjanjian internasional, khususnya yang berkaitan dengan Palestina. Tidak hanya itu, BKSAP juga menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk terus mengawal perjuangan rakyat Palestina sampai mereka benar-benar merdeka.
Bukan basa-basi diplomatik, ini adalah pesan politik yang tegas dan lantang.
Israel Dikecam, Dunia Terdiam
“Setiap gencatan senjata hanya dimanfaatkan Israel untuk memperluas pemukiman ilegal dan memperkuat cengkeraman militer. Ini bukan perdamaian, ini penundaan penindasan,” tegasnya.
Sayangnya, kecaman dunia sering kali hanya berhenti pada pernyataan keras—tanpa tindakan nyata. Dan dalam kekosongan itu, pelanggaran terus terjadi.
Komitmen Indonesia: Tak Akan Diam
Indonesia, yang sejak awal konsisten mendukung kemerdekaan Palestina kembali menegaskan sikapnya melalui BKSAP DPR. Mereka tidak hanya mengecam, tapi juga aktif dalam forum-forum internasional, membangun lobi diplomatik, dan memperjuangkan suara Palestina di parlemen dunia.

Baca Juga : 50 Tahun Tukar Sandera Israel-Palestina, Ada Pendiri Hamas
Indonesia tidak akan berhenti sampai Palestina berdiri sebagai negara yang berdaulat penuh, setara, dan bebas dari pendudukan,” ujar perwakilan BKSAP dalam sebuah forum antar-parlemen internasional.
Mengawal Lewat Jalur Parlemen Global
Peran BKSAP DPR bukan hanya simbolik. Melalui jalur kerja sama antar-parlemen, BKSAP aktif menyuarakan isu Palestina di forum seperti Inter-Parliamentary Union (IPU), Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC), hingga forum kawasan Asia.
Diplomasi parlementer ini menjadi senjata lunak tapi berpengaruh. Dengan menggandeng parlemen dari negara-negara lain, BKSAP ingin membangun koalisi moral dan politik untuk mendesak Israel agar menghentikan pelanggaran hak asasi manusia dan memenuhi kewajibannya sebagai subjek hukum internasional.
Palestina: Bukan Sekadar Isu, Tapi Komitmen Konstitusi
Sikap Indonesia terhadap Palestina bukan semata soal solidaritas antar-muslim.
Bagi Indonesia, membela Palestina adalah bagian dari jati diri politik luar negeri yang bebas aktif dan menjunjung tinggi keadilan global.
Penutup: Suara dari Parlemen, Harapan untuk Palestina
Indonesia tidak akan berhenti pada retorika. Melalui diplomasi parlemen, tekanan internasional, dan solidaritas kemanusiaan, suara itu akan terus menggema: Palestina berhak merdeka, dan dunia harus membantu mewujudkannya.






