Bimtek Pelayanan Publik di Kecamatan Bekasi Utara, Petugas FO Dibekali Prinsip Ber-Akhlak
BEKASI — Pemerintah Kecamatan Bekasi Utara terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui kerja sama dengan BKPSDM dan Universitas BSI Bekasi, kecamatan ini menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pelayanan publik bagi petugas Front Office (FO) kelurahan dan kecamatan.
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Jayawikaya, Wisma BSI Bekasi, Kamis (9/10/2025), diikuti oleh 45 petugas FO dari berbagai kelurahan di wilayah Bekasi Utara. Mereka terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan yang difokuskan pada peningkatan sikap, kecepatan, dan profesionalitas dalam memberikan pelayanan publik.
Tujuan Bimtek Pelayanan Publik di Bekasi Utara
Sekretaris Kecamatan Bekasi Utara, Ahmad Apandi, menjelaskan bahwa Bimtek pelayanan publik ini bertujuan memperkuat pemahaman dan keterampilan aparatur pemerintah. Ia berharap, setelah pelatihan, seluruh petugas FO bisa memberikan pelayanan yang lebih ramah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami mengundang narasumber dari BKPSDM Provinsi Jakarta, konsultan profesional, serta akademisi. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kecamatan Bekasi Utara dan Kampus BSI,” ujar Ahmad Apandi.
baca juga : Kebakaran Bengkel Warung Madura di Cikunir Bekasi, 4 Damkar
Menurutnya, pelayanan publik yang baik merupakan ujung tombak dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Karena itu, petugas FO harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memahami prosedur, serta bersikap sopan dan cepat tanggap.
Respons Atas Keluhan dan Peningkatan Layanan
Apandi mengungkapkan, kegiatan ini juga merupakan langkah nyata dalam menanggapi sejumlah keluhan warga terkait pelayanan di kantor kelurahan dan kecamatan. Ia menyinggung bahwa beberapa waktu lalu sempat muncul dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan pelayanan publik.
“Makanya kami adakan bimtek ini supaya pelayanan di Kecamatan Bekasi Utara bisa lebih cepat, ramah, dan bebas pungli. Fokus kami adalah meningkatkan mutu pelayanan di kelurahan dan kecamatan,” tegasnya.
Dengan adanya Bimtek pelayanan publik, pemerintah ingin memastikan seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.
Pelayanan Publik Berbasis Akhlak
Kegiatan ini juga menekankan konsep pelayanan berbasis akhlak, yaitu pelayanan yang mengedepankan nilai berorientasi pada pelayanan, cepat beradaptasi, dan loyalitas terhadap tugas.
baca juga : Kebakaran Bengkel Warung Madura di Cikunir Bekasi, 4 Damkar
“Alhamdulillah, narasumbernya sangat bagus. Bimtek ini mengedepankan prinsip ber-akhlak. Jadi jargon ‘Ber-Akhlak’ benar-benar diterapkan oleh petugas FO dan operator di setiap kelurahan maupun kecamatan,” ujar Apandi.
Dengan pelatihan ini, Pemerintah Kecamatan Bekasi Utara berharap seluruh pegawai FO mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, beretika, dan berlandaskan nilai kemanusiaan.
Kesimpulan
Melalui Bimtek pelayanan publik Bekasi Utara, Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan komitmennya dalam membentuk aparatur yang lebih berkualitas dan berintegritas. Program ini menjadi langkah penting untuk menciptakan pelayanan yang cepat, ramah, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.






