Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Pembuang Jasad Bayi di Kresek yang Bikin Heboh Bekasi

Shoppe Mall

Bekasi – Pembuang Jasad Bayi Sebuah kantong kresek hitam yang tergeletak di pinggir jalan lingkungan biasanya tak lebih dari tumpukan sampah biasa. Tapi tidak kali ini. Warga di kawasan Jatiasih, Bekasi, mendadak heboh setelah mengetahui isi kantong itu adalah jasad bayi yang diduga baru dilahirkan.

Peristiwa memilukan ini bukan hanya menggemparkan, tapi juga menyisakan tanya — tentang siapa pelakunya, dan lebih dalam lagi, tentang luka sosial yang tak terlihat.

Shoppe Mall

Ditemukan oleh Pemulung, Disangka Boneka

Yang pertama kali menemukan bukan aparat atau warga biasa, melainkan seorang pemulung bernama Pak Darto (54). Awalnya ia mengira kresek itu berisi boneka rusak. Namun saat dibuka, ia terhenyak: sesosok bayi mungil, tak bernyawa, masih dengan tali pusar terikat.

“Saya langsung jatuh, lemas. Baru kali ini lihat yang begini. Saya langsung panggil warga,” ujarnya sambil terbata.


Polisi Bergerak Cepat, Pelaku Diduga Orang Dekat

Pembuang Jasad Bayi
Pembuang Jasad Bayi

Baca Juga : Heboh Kresek Tergantung di Tiang Portal di Bekasi Berisi Jasad Bayi Perempuan

Polres Metro Bekasi langsung turun tangan. Berdasarkan hasil sementara olah TKP dan autopsi awal, bayi diperkirakan baru dilahirkan kurang dari 24 jam sebelum ditemukan, dan dibungkus tanpa busana dalam kantong kresek hitam.

Polisi menduga, pelaku adalah orang terdekat atau bahkan ibu dari bayi itu sendiri. Saat ini, tim Reskrim sedang melacak jejak DNA dan CCTV di sekitar lokasi, serta mengumpulkan informasi dari klinik dan bidan terdekat.


Lebih dari Kasus Hukum: Ini Luka Sosial

Peristiwa ini memang menyakitkan, namun seharusnya tak hanya dilihat sebagai kejahatan biasa. Banyak pihak menyoroti kemungkinan bahwa pelaku adalah remaja atau perempuan muda yang terjebak kehamilan tak diinginkan, namun tak tahu harus minta tolong ke siapa.

“Kasus ini adalah puncak dari gunung es. Di balik kresek itu ada cerita tentang ketakutan, tekanan, dan kurangnya ruang aman bagi perempuan,” ujar aktivis perempuan dari Bekasi Women Care.


Kasus Serupa Pernah Terjadi Sebelumnya

Ini bukan pertama kalinya Bekasi diguncang kasus pembuangan bayi. Dalam lima tahun terakhir, setidaknya ada 8 kasus serupa — mulai dari dibuang di sungai, masjid, hingga di teras rumah warga.

Sayangnya, tak semua pelakunya berhasil ditemukan, dan sebagian besar masyarakat hanya melihat kasus ini sebagai “aib”, bukan alarm sosial.


Pentingnya Pendidikan Seksual dan Akses Layanan Reproduksi

Pakar sosial menilai bahwa kasus seperti ini tak akan berhenti selama edukasi seksual dianggap tabu, dan akses terhadap layanan kesehatan reproduksi masih minim, terutama bagi perempuan muda, remaja, dan kelompok rentan.

Shoppe Mall