LUBUK LINGGAU – Kepolisian Resor (Polres) Lubuk Linggau mulai mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Langkah strategis ini bertujuan untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat yang akan merayakan hari raya Idul Fitri di wilayah hukum Lubuk Linggau.
Pihak kepolisian memprediksi adanya peningkatan arus lalu lintas yang cukup signifikan pada tahun ini. Oleh karena itu, petugas segera melakukan pemetaan titik-titik rawan kemacetan serta kecelakaan guna meminimalkan risiko di jalan raya.
Penempatan Pos Pengamanan dan Pelayanan
Polres Lubuk Linggau berencana mendirikan sejumlah pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) di lokasi-lokasi strategis. Selain itu, personel gabungan akan berjaga selama 24 jam penuh untuk memberikan bantuan cepat kepada para pemudik yang melintas.
Kapolres memastikan bahwa setiap anggota di lapangan wajib mengedepankan tindakan persuasif dan humanis dalam bertugas. Sebab, kelancaran arus mudik merupakan prioritas utama bagi seluruh jajaran kepolisian dan warga Lubuk Linggau sendiri. Berikut adalah rincian persiapannya:
Baca juga:Mahasiswa KNB Timor Leste Wisuda UAJY
| Komponen Operasi | Detail Persiapan |
| Fokus Utama | Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) |
| Personel | Gabungan TNI, Polri, dan Dishub |
| Fasilitas | Pos Kesehatan & Rest Area |
| Target | Zero Accident & Kamtibmas Kondusif |
Koordinasi Lintas Sektoral
Selanjutnya, Polres Lubuk Linggau terus menjalin koordinasi erat dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan. Sinergi ini sangat penting agar penanganan kendala di lapangan dapat berjalan secara efektif dan terintegrasi dengan baik.
Pihak kepolisian juga mengimbau para pemudik untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh.
Sebagai penutup, apel gelar pasukan akan menandai dimulainya Operasi Ketupat 2026 secara resmi dalam waktu dekat. Setelah itu, tim patroli akan bergerak secara rutin ke daerah-daerah rawan kriminalitas untuk menjaga situasi tetap kondusif.






